Barack Obama si Raja social networking. Demikian judul artikel washingtonpost.com yang tentunya bukan dimaksudkan untuk mengatakan Obama sebagai kandidat paling terkenal di social networking site.
Strategi kampanye Obama selain dengan cara kampanye tradisional juga memanfaatkan teknologi IT untuk menjalankan CRM (customer relationship management) dengan memakai social networking site sebagai salah satu media kampanyenya. Sebagaimana layaknya perusahaan atau brand, CRM yang dilakukan Obama adalah untuk membangun dan memelihara hubungannya dengan calon pemilih. Bukan sebaliknya pemilih yang menentukan hubungannya dengan kandidat. Bila hal ini yang terjadi maka pemilih yang lebih proaktif dalam memilih kandidat yang paling mengerti dirinya sesuai dengan persepsi yang diyakininya.
Team kampanye Obama melihat adanya peluang ini dengan membuka relationship dengan para calon pemilih presiden. Official social networking yang dibangun pada Februari 2008 menggunakan brand namanya sendiri my.barackobama.com. Dilihat dari barndnya my.barakobama terasa pemilihan kata yang memiliki share of heart yang bagus. Selain official social networking banyak juga social networking yang digunakan para pendukung Obama untuk membangun komunitas. Berikut ini adalah beberapa social networking yang mendukung Obama:
- http://www.facebook.com/barackobama
- http://www.myspace.com/barackobama
- http://www.eons.com/members/profile/barackobama
- http://www.linkedin.com/in/barackobama
- http://twitter.com/BarackObama
- http://profiles.friendster.com/barackobama
- http://www.youtube.com/profile?user=BarackObamadotcom
Obama memahami dengan memanfaatkan social networking tersebut, dapat berinteraksi dengan grup-grup yang ada dan dapat berkomunikasi sesuai dengan minat dari anggota grup komunitas yang ada di dalamnya. Anggota komunitas dari masing-masing group community yang sudah segmented, memudahkan pemilihan topik pembicaraan ataupun jargon-jargon kampanye yang lebih spesifik dengan minat member.
Farouk Olu Aregbe 26 tahun, seorang pelajar dari Universitas Missouri Columbia membangun grup yang bernama "One Million Strong for Barack?. Farouk mengisahkan dalam satu jam pertama telah berhasil merekrut 100 orang pendukung. Kurang dari lima hari pendukungnya mencapai 10.000, dan pada minggu ke tiga sudah mencapai 200.000 orang dan sebulan setelahnya mencapai 278.100 member.
Dalam social networking site Facebook ada lebih dari 500 group yang mendukung Obama diantaranya adalah "Students for Barack Obama," yang dibuat 7 July oleh Meredith Segal yang pertama kali mendengar orasi Obama pada tahun 2004 saat Democratic National Convention. Kecenderungan ini menunjukkan bahwa generasi muda di Amerika saat ini berada di komunitas Web.
Peter Levine, deputy director dari Center for Information and Research on Civic Learning and Engagement, sebuah pusat penelitian di Universitas Maryland yang meneliti tentang potensi pemilih muda, menyebut fenomena ini dengan istilah the Facebook Effect. Strategi ini tampaknya cukup berhasil dijalankan Obama dalam menarik pendukung muda yang sebelumnya cenderung rendah partisipasinya dalam pemilihan presiden.



Social Networking









